8 Hal Fakta Belgia Jelang Perebutan Tempat Ke-3 Piala Dunia 2018

By M. Hafidz Imaduddin - Sabtu, 14 Juli 2018 | 12:52 WIB
Pemain Belgia Axel Witsel (kiri) bereaksi usai timya kalah dari Perancis pada laga semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Saint Petersburg, Selasa (10/7/2018) atau Rabu dini hari WIB. Perancis memastikan langkah ke babak final setelah menaklukkan Belgia dengan skor 1-0.
Pemain Belgia Axel Witsel (kiri) bereaksi usai timya kalah dari Perancis pada laga semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Saint Petersburg, Selasa (10/7/2018) atau Rabu dini hari WIB. Perancis memastikan langkah ke babak final setelah menaklukkan Belgia dengan skor 1-0.

ST PETERSBURG, KOMPAS.com - Timnas Belgia akan berhadapan dengan timnas Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2018, Sabtu (14/7/2018).

Laga ini akan berlangsung di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg mulai pukul 21.00 WIB.

Belgia mendapatkan angin segar setelah dipastikan akan kembali diperkuat oleh bek kanan andalannya, Thomas Meunier. Pemain Paris Saint-Germain ini absen di laga semifinal melawan timnas Perancis karena akumulasi kartu.

Baca Juga: Gareth Southgate Bertahan di Timnas Inggris hingga 2022

Pada Piala Dunia 2018 ini, Belgia dan Inggris sudah bertemu pada laga pamungkas Grup G. Belgia saat itu berhasil menang dengan skor tipis 1-0 berkat gol Adnan Januzaj pada menit ke-51.

Jika berhasil mengalahkan Inggris, Belgia akan melampaui prestasi terbaik mereka selama mengikuti Piala Dunia.

Prestasi terbaik Belgia adakah menjadi peringkat keempat pada Piala Dunia 1986. Belgia kalah dari Perancis di fas ini dengan skor 4-2 lewat perpanjangan waktu.

BolaSport.com merangkum beberapa hal penting dari timnas Belgia menjelang duel perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2018:

Baca Juga: Piala Dunia Qatar 2022 Sudah Berkumandang di Moskwa

Pertama, Belgia lebih ungul dari Inggris perihal rata-rata tinggi pemain. Belgia dengan rata-rata 187,8 cm sedangkan Inggris hanya 181,5 cm.

Hal kedua, pertemuan Belgia dan Inggris sudah terjadi sebanyak 22 kali. Belgia hanya punya dua kemenangan dan 5 kali seri.

Catatan ketiga, pertahanan Belgia mendapat sorotan karena merekalah tim yang tanpa clean sheet di fase knock-out Piala Dunia dengan 14 pertandingan.

Keempat, sejak dikalahkan Spanyol dan Inggris di Piala Dunia 1990, Belgia tak pernah kalah beruntun melawan tim Eropa di ajang Piala Dunia.

Nama Roberto Martinez menjadi hal kelima dari timnas Belgia. Di era Roberto Martinez, timnas Belgia hanya 2 kali menelan kekalahan dalam 26 laga.

Kekalahan pertama Martinez diderita pada laga debut melawan Spanyol pada September 2016. Kekalahan kedua didapat dari Prancis di babak semifinal Piala Dunia 2018.

Baca juga: Lalu Muhammad Zohri, Debutan Pelari Pengganti yang Jadi Juara Dunia U-20

Keenam, ada nama Romelu Lukaku yang muncul. Striker ini mencetak 23 gol dalam 23 pertandingan timnas bersama Roberto Martinez.

Lukaku memang tidak mencetak gol dalam 3 pertandingan terakhir. Akan tetapi, ia tak pernah luput mencetak gol dalam 4 laga beruntun bersama timnas Belgia di era Martinez.

Catatan ketujuh, dengan torehan 14 gol, Belgia menjadi tim paling subur di Piala Dunia 2018.

Lalu kedelapan, timnas Belgia merupakan satu-satunya peserta Piala Dunia 2018 yang mengalahkan tim dari 5 konfederasi di bawah FIFA. (Weshley Hutagalung)

Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber : BolaSport
Artikel Terkait

Berita Lainnya